Pagi yang gelap~….

ala-ala pemandangan Lord of The Rings

Pagi yang gelap….

Aku bangun pagi itu tak seawal biasa…saat kelopak mata aku terbukak…aku agak blur bila aku sedar matahari begitu terang pagi itu…aku teraba-raba mencari handset Nokia di bawah bantal…berkali-kali aku tonyoh mata aku yang tak gatal….mataku terbuntang luas…terkejut aku melihat jam yang sudah menghampiri 9 setengah pagi…aku benar-benar tak percaya…terasa seolah baru sekejap saja aku melelapkan mata seusai menunaikan solat Subuh tadi…

Kelam kabut aku bangun,turun tangga melungsur ala-ala citer kartun ghostbuster bila dengar siren…tanpa menoleh ke kiri kanan,aku terus singgah ke bilik air…mandi setakat satu kolah air hujan (shower),aku belah kuar…sedang aku tercungap-cungap ke kamar beradu ku,sempat aku menjeling jam dinding di dapur…hampir 9.40pagi…aku yakin masih sempat!

Bila saja aku usai memakai baju dan sedang kemas bilik tidur…sayup-sayup aku dengar deruan enjin kereta memasuki halaman rumahku yang sekangkang lembu belaan maklongku…aku panik…panik seketika…cepat-cepat aku lipat lemek yang menjadi tempat aku bermanja bersama beruang-beruang kecilku (teddy bear)…lantas,sekali lagi aku turun melungsur ala-ala ghostbuster…cepat-cepat aku mencapai bakul baju yang sudah dibasuh dan berlari-lari anak ke depan sebelum terlambat…

Malang…memang malang…aku lihat ibuku sudah jejak kaki ke dalam rumah…muka&ekpresi nya usah ditanya… mengalahkan Simon Cowell yang bengang bila audition American Idol…berkeriut muka aku menahan debar dan berlagak selamba…ibu menejeling aku sepintas lalu…tersa seolah kilat menyambar biji mataku….ibuku mula menggerakkan bibirnya…aku menahan telinga…PaaaannNngg!! nah…semburan dan hamburan dan leteran semuanya bercampur aduk sehingga pertahanan aku untuk berlagak selamba jadi layu dan lesu….adoyaiiii…sakitnya telinga malah sakit lagi hati kecilku ini mendengar leteran ibu yang berbisa dan pedih….

Lemah longlai aku keluar dari rumah…mengheret sama bakul baju yang 5-6 kilo berat…aku memandang langit pagi… pagi yang gelap kini sudah terang…malang nasibku dileter ibu…selesai aku sidai baju..terasa malas nak masuk ke rumah…hati kecilku seolah-olah merajuk dengan leteran ibu…aku pon merajinkan jiwa anak daraku menyapu halaman rumah… habis daun-daun kering aku sauk ke dalam penyodok….terasa bersih dan lapang seketika…

Aku lepaskan lelah di anak tangga di hadapan rumah…sambil kembali memandang langit…ku harapkan “pagi yang gelap” pada hari itu…namun lagu dendangan Hujan terus-terusan bermain di fikiran ku… pagi yang gelap kini sudah terang….

Advertisements

Leave a comment

Filed under Life Is Like A BooK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s